Hakim yang Memimpin Sidang Sambo dkk: Ada Wakil Ketua PN Jaksel sampai Pernah Jatuhkan Hukuman Mati Bandar Narkoba

Hakim yang Memimpin Sidang Sambo dkk: Ada Wakil Ketua PN Jaksel sampai Pernah Jatuhkan Hukuman Mati Bandar Narkoba

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutuskan tiga team majelis hakim untuk pimpin sidang kasus pembunuhan merencanakan pada Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan obstruction of justice berkaitan penyelidikan kasus itu. Wakil Ketua PN Jaksel, Wahyu Iman Santosa bersama Morgan Simanjuntak dan Alimin Ribut Sujono sebagai hakim anggota akan jadi satu team majelis hakim yang akan menyidangkan kasus yang menangkap lima tersangka. Mereka ialah Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Maruf.

“Ferdy Sambo, Richard Elizer, Putri Candrawati, Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal majelisnya sama, Ketua Majelis, Wahyu Iman Santosa,” tutur Humas PN Jakarta Selatan, Djuyamto. Djuyamto menjelaskan, team majelis hakim yang dipimpin Wahyu dan beranggotakan Morgan dan Alimin itu pasti akan pimpin sidang kasus pembunuhan merencanakan sekalian obstruction of justice dengan tersangka Ferdy Sambo.

Lalu siapa tiga hakim itu? Wahyu Iman Santosa Wahyu sebagai Wakil Ketua PN Jakarta Selatan yang awalnya memegang sebagai Ketua PN Kelas IA Denpasar. Beberapa lalu, Wahyu terdaftar pimpin sidang tuntutan praperadilan yang disodorkan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng. Waktu itu, Eltinus menuntut Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) berkaitan penentuan terdakwa kasus sangkaan korupsi pembangunan gereja di Mimika yang menjeratnya.

Tetapi, Wakil Ketua PN Jaksel itu menampik tuntutan Eltinus pada Komisi Anti-korupsi dalam keputusan yang dibacakan pada 25 Agustus 2022 kemarin. Morgan Simanjuntak Dalam pada itu, hakim Morgan Simanjuntak sempat juga pimpin sidang praperadilan yang disodorkan bekas Direktur Khusus PT Pelindo II, Richard Joost Lino atau RJ Lino. Saat itu, RJ Lino ajukan praperadilan menantang penentuan terdakwa oleh Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) pada 25 Mei 2021 kemarin. Dikutip dari Tribunenews, Morgan sempat juga jadi hakim yang jatuhkan vonis hukuman mati pada bandar narkoba namanya M Rizal alias Hasan di Pengadilan Negeri Medan pada Agustus 2017 kemarin.

Sidang yang dipegang oleh Morgan waktu itu putuskan jika Rizal bersalah atas pemilikan 85 kg sabu dan 50 ribu butir pil ekstasi. Alimin Ribut Sujono Anggota majelis hakim yang lain yaitu Alimin Ribut Sujono sebagai hakim dengan kelompok atau pangkat pembimbing khusus madya di PN Jaksel. Baru saja ini, Alimin menampik permintaan perkawinan berbeda agama yang tuntutannya dikirimkan pasangan berinisial DRS dan JN.

Namun, dalam keputusannya Alimin memberi ijin ke ke-2 penggugat untuk mendaftar perkawinan ke kantor Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Selatan. Sebelumnya telah dikabarkan, PN Jakarta Selatan sudah terima penyerahan arsip Ferdy Sambo dan 10 terdakwa yang lain dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Senin sekitaran jam 15.00 WIB. Arsip bertumpukan itu diberikan untuk di register di Servis Terintegrasi Satu Pintu (PTSP) PN Jakarta Selatan. Dalam arsip tuduhan, lima terdakwa didugakan menyalahi Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 KUHP. Mereka ialah Ferdy Sambo, istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

Sementara untuk kasus obstruction of justice, Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Bijak Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto dijaring dengan Pasal 49 jo Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat 1 jo Pasal 32 Ayat (1) Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE. Disamping itu, mereka dijaring Pasal 55 Ayat (1) dan/atau Pasal 221 Ayat (1) kedua dan/atau Pasal 233 KUHP.

 

About admin

Check Also

Belum Tetapkan Capres-Cawapres, KIB Dipandang Tersandera dan Berkesan Nantikan PDI-P

Belum Tetapkan Capres-Cawapres, KIB Dipandang Tersandera dan Berkesan Nantikan PDI-P Direktur Eksekutif Trias Politika Vital …