Ketua PP Muhammadiyah Meminta Politisi Bertindak jadi Negarawan di Pemilu 2024

Ketua PP Muhammadiyah Meminta Politisi Bertindak jadi Negarawan di Pemilu 2024

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, memperjelas jika pada Pemilu 2024 semua politisi harus bertindak selaku negarawan.

“2024 itu ialah kontestasi yang penting dan semoga ini ada satu situasi baru. Pertama, kita tidak ingin mengulang-ulang kembali yang kita risaukan bersama, yakni pemisahan politik,” kata Haedar pada acara Press Gathering menjelang Kongres 48 Muhammadiyah, Senin malam.

“Bila itu tidak mau kita ulang, karena itu tidak boleh diulang,” katanya kembali.

Dia selanjutnya menyorot tanda-tanda yang terjadi sekarang ini, yakni cerita masalah keutamaan rayakan keanekaragaman terus-terusan dibuat. Tetapi, ketika yang serupa, lalai untuk mengutamakan keutamaan rayakan persatuan.

Walau sebenarnya, dia mengutamakan jika kebinekaan dan ketunggalan seperti dua segi mata uang yang sama-sama tarik-menarik.

Haedar menjelaskan, Indonesia bukan hanya membutuhkan ruangan untuk keanekaragaman, tetapi memerlukan loyalitas untuk selalu berpadu.

“Kita ingin lahirnya siapa saja yang digotong partai mana saja, baik di parpol atau kemampuan-kekuatan warga yang menyokong kontestasi, baik sukarelawan atau apa saja, baik di (pemilu) eksekutif atau legislatif, benar-benar jadi negarawan,” ucapnya memperjelas.

ecara nyata, Muhammadiyah memperjelas jika pembicaraan berkenaan beberapa hal yang mempunyai potensi memotong warga harus dijauhi.

Selanjutnya, dia mengingati jika dimensi identitas yang membuat anak negeri sama-sama benseteru bukan hanya agama, tetapi kesukuan, kelompok, dan ideologi, jangan dipolitisasi kembali.

“Saat ini waktunya kita membuat ruang umum jika kontestasi 2024 ialah gelaran beberapa negarawan untuk memprioritaskan kebutuhan negara dan bangsa, bukan kebutuhan diri barisan dan tujuan kekuasaan yang tidak berakhir,” tutur Haedar.

About admin

Check Also

Belum Tetapkan Capres-Cawapres, KIB Dipandang Tersandera dan Berkesan Nantikan PDI-P

Belum Tetapkan Capres-Cawapres, KIB Dipandang Tersandera dan Berkesan Nantikan PDI-P Direktur Eksekutif Trias Politika Vital …