KPK Siap Tunjukkan Saluran Uang Gubernur Papua Lukas Enembe ke Casino Singapura

KPK Siap Tunjukkan Saluran Uang Gubernur Papua Lukas Enembe ke Casino Singapura

Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) mengatakan siap menunjukkan sangkaan bersihkan uang Gubernur Papua Lukas Enembe yang mengucur ke judi casino di Singapura. Sangkaan bersihkan uang itu awalannya disingkap Pusat Laporan dan Analitis Transaksi bisnis Keuangan (PPATK).

“Jika selanjutnya satu info berkaitan dengan laporan hasil analitis (PPATK), karena itu selanjutnya ialah ditunjukkan,” tutur Juru Berbicara KPK Ali Fikri dalam penjelasannya,

Ali menjelaskan pembuktian dapat dari info terdakwa, beberapa saksi, document, atau pakar. Empat hal tersebut menurut Ali, syah untuk memperkuat penemuan PPATK berdasar Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Itu yang selanjutnya harus dihimpun, diperlengkapi oleh penegak hukum,” kata Ali.

Ali pastikan faksi instansi anti-korupsi tidak cuma akan berpatok pada satu info untuk pembuktian. Tetapi tiap info yang ada terus akan diperkembangkan oleh faksinya.

“Akan tetapi, semua info tentu kita bangun, kami pelajari, keinginannya kelak perubahan dari kasus ini,” papar Ali.

Awalnya, KPK kantongi bukti dan info sangkaan tindak pidana pencucian uang Gubernur Papua Lukas Enembe lewat judi casino di Singapura. Menurut KPK, perlakuan bersihkan uang Lukas Enembe ini termasuk unik.

“Karena sejauh ini kemungkinan nyata-nyata terditect (teridentifikasi) ini yang dikatakan oleh PPATK yang di casino ini, yang salah satunya langkah yang cukup unik, tidak biasa,” tutur Deputi Pengusutan dan Eksekusi KPK Karyoto dalam penjelasannya,

Karyoto menyebutkan faksinya telah kantongi nama yang diperhitungkan menolong Lukas menyarukan hasil korupsinya lewat casino. Karyoto akui akan mengupayakan mengecek faksi itu untuk mempelajari sangkaannya.

“Dan tempo hari salah satunya berkaitan kemungkinan yang masih diperhitungkan sebagai penyambung di Singapura itu telah ada nama, ya kelak usahakan untuk pengecekan atau panggilan,” kata Karyoto.

KPK akan Koordinasikan dengan Kewenangan Singapura

Karyoto menyebutkan, faksi instansi anti-korupsi akan bekerjasama dengan kewenangan Singapura untuk mengecek faksi itu. Masalahnya Karyoto menyebutkan faksinya mebutuhkan info orang itu.

“Jika ia masyarakat negara Singapura, ya perlu bakal ada beberapa proses kerja-sama antara negara untuk dapat mendatangkan yang berkaitan sebagai saksi terkait dengan apa orang ini turut serta aktif atau pasif dalam soal menolong terdakwa sembunyikan atau menyarukan hasil kejahatan,” kata Karyoto.

Dikabarkan, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pastikan akan mempelajari transaksi bisnis meresahkan Gubenur Papua Lukas Enembe. Berdasar laporan PPATK, transaksi bisnis meresahkan Lukas sampai beberapa ratus miliar.

“Barusan Pak Ivan (Kepala PPATK) sampaikan beberapa ratus miliar, beberapa ratus miliar transaksi bisnis meresahkan yang diketemukan PPATK. Itu kami pelajari semua . Maka, tidak betul cuma Rp1 miliar,” tutur Alex.

Alex pastikan, KPK bekerja sesuai dengan proses dalam penyelidikan kasus sangkaan suap dan gratifikasi Lukas Enembe. Alex menolak ada kebutuhan lain dalam pengusutan kasus Lukas Enembe.

“Maka cerita yang diperkembangkan sekarang ini kan seakan-akan KPK lakukan kriminalisasi hanya karena tersangkut uang sebesar Rp1 miliar. Saya berikan kesempatan kali ini pada saudara-saudara yang di Papua dan ke penasihat hukum, jika pada proses penyidikan baru Rp1 miliar itu yang dapat kami kerjakan verifikasi pada saksi atau document. Tapi, kasus lainnya itu masih tetap kami bangun,” kata Alex.

Rekening Lukas Enembe Dikunci PPATK

Pusat Laporan Analitis Transaksi bisnis Keuangan (PPATK) akui memblok rekening Gubernur Papua Lukas Enembe sebesar Rp71 miliar.

“Paling akhir PPATK telah lakukan pembekuan transaksi bisnis di 11 penyuplai jasa keuangan ada asuransi ada bank dan kemudia nilai transaksi bisnis di pembekuan itu Rp71 miliar lebih,” kata Ketua PPATK Ivan Yustiavandana,

PPATK mendapati transaksi bisnis permainan judi berbentuk setoran tunai. Nilainya capai juta-an dollar Amerika Serikat. Disamping itu, ada juga transaksi bisnis setoran tunai Lukas berbentuk pembelian perhiasan arloji sebesar US$55 ribu.

“Salah satunya hasil analitis itu ialah berkaitan dengan transaksi bisnis setoran tunai yang berkaitan di casino judi sebesar US$55 juta, atau Rp 560 miliar itu setoran tunai dalam masa tertentu,” katanya.

About admin

Check Also

Richard Eliezer Menangis Sesudah Beskal Menuntutnya 12 Tahun Penjara

Richard Eliezer Menangis Sesudah Beskal Menuntutnya 12 Tahun Penjara Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu …